Primary tabs

Telkomsel Menangi Lelang Frekuensi 2.300 GHz Rp1 Triliun

Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi mengumumkan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) sebagai calon pemenang tender lelang frekuensi 2,3GHz. Anak usaha PT Telkom Indonesia, PT Telkomsel menjadi penawar tertinggi untuk memanfaatkan frekuensi tersebut dengan mahar lebih dari Rp1 triliun (Rp1.007.483.000.000).

Telkomsel menyingkirkan empat rival operatornya yakni Hutchison 3 Indonesia, Indosat Ooredoo, XL Axiata dan Smartfren yang juga melirik pita frekuensi ini. Kelimanya menjadi peserta Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Tahun 2017 .

 Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Noor Izza mengemukakan dari 5 operator telekomunikasi yang mendaftarkan diri sebagai peserta seleksi lelang frekuensi 2.300 MHz tersebut, nama Telkomsel telah keluar s‎ebagai pemenang. Telkomsel menawar dengan harga mencapai Rp 1,007 triliun untuk tambahan frekuensi sebesar 30 MHz di 2.300 MHz, angka ini melesat tinggi dari‎ harga dasar yang ditawarkan yaitu Rp336,720 miliar dengan bid bond sebesar Rp146,688 miliar.

"‎Setelah selesai dilaksanakan lelang selama 2 hari kemarin, hanya ada satu peserta lelang yang menyampaikan harga penawaran paling tinggi yaitu PT Telekomunikasi Selular dengan harga penawaran Rp1,007 triliun," tuturnya, Selasa (17/10).

Dia menjelaskan sesuai ketentuan Pasal 34 ayat (1) pada Peraturan Menteri (Permen) K‎ominfo No. 20/2017 tentang Tata Cara Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler, seluruh peserta lelang 2.300 MHz dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis kepada tim seleksi lelang dalam jangka waktu 1 hari pada Rabu 18 Oktober 2017.

"Sanggahan itu harus disertai dengan bukti yang dapat memperkuat sanggahan dan ditujukan kepada Ketua Tim Seleksi secara langsung ke sekretariat pada 18 Oktober mulai pukul 09.00 WIB-15.00 WIB," katanya.

Seperti diketahui, pada Permen Kominfo No. 20/2017 disebutkan bahwa pemenang lelang frekuensi 2.300 MHz tidak dapat mengikuti lelang frekuensi 2.100 MHz. ‎Artinya Telkomsel tidak bisa lagi menjadi peserta pada lelang frekuensi 2.100 MHz yang diselenggarakan Kemkominfo.

Setelah lelang 2.300 MHz mendapatkan nama pemenang, maka menurut Noor, selanjutnya Kemkominfo akan menyelenggarakan lelang frekuensi 2.100 MHz. Dia menjelaskan lelang spektrum 2.100 MHz tersebut akan dimulai pada tahap penyerahan dokumen permohonan untuk mengikuti lelang tersebut selama 5 hari kerja setelah diumumkan hasil seleksi untuk pita frekuensi 2.300 MHz.

"Maka peny‎erahan dokumen permohonan untuk mengikuti seleksi lelang frekuensi ini sudah bisa dilakukan pada Selasa 24 Oktober 2017 mulai pukul 09.00 WIB-11.00 WIB. Adapun untuk pemeriksaan kelengkapan dokumen akan dilakukan pada hari yang sama tapi mulai pukul 13.00-15.00 WIB," ujarnya.

Setelah lelang frekuensi 2,3 selesai, Tim Seleksi Kominfo akan mulai melakukan Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz. Seleksi ini akan dilaksanakan pada Selasa, 24 Oktober 2017 mulai pukul 09.00-11.00 WIB. Sesuai ketentuan dalam Dokumen Seleksi, penyerahan Dokumen Permohonan untuk pita frekuensi radio 2,1 GHz dilakukan 5 (lima) hari kerja setelah diumumkannya hasil Seleksi untuk pita frekuensi radio 2,3 GHz.

Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen Administrasi untuk pita frekuensi radio 2.1 GHz dilaksanakan pada hari yang sama pada pukul 13.00 – 15.00 WIB. Telkomsel sebagai pemenang tender 2,3 GHz tidak diperkenankan untuk kembali mengikuti lelang.

Menkominfo Rudiantara memutuskan untuk hanya memperbolehkan operator yang telah menggenggam izin penyelenggaraan jaringan seluler untuk mengikuti lelang. Adanya frekuensi tambahan ini diharapkan Rudi akan meningkatkan performa kecepatan koneksi internet dan efisiensi industri.

<>BISNIS.com/CNNIndonesia.com