Primary tabs

PT KBN Raih Penghargaan BUMN Dalam Survival Management “Anugerah BUMN 2016”

PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero meraih penghargaan sebagai BUMN Dalam Survival Management BUMN Awards 2016 yang digelar di Hotel JW Marriot, (3/6). Penghargaan khusus ini diserahkan langsung oleh ketua dewan juri Dr Tanri Abeng kepada Direktur Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba.

Dewan Juri Anugerah BUMN 2016 yang diketuai Dr Tanri Abeng dengan anggota seperti M Said Didu, Toto Pranoto, Mas Ahmad Daniri, Martinus Sulistio Rusli, Martiono Hadianto, Akhmad Kusaeni memilih KBN sebagai perusahan yang mampu keluar dari kesulitan dengan manajemen yang baik.

Dirut Sattar Taba didampingi Direktur Operasional PT KBN Persero, Sudiro Agung Dananto dan para kepala divisi dan sekretaris perusahaan mengungkapkan bahwa penghargaan ini untuk semua insan KBN. “Terima kasih apresiasinya. Semoga dengan penghargaan ini, ke depan KBN akan terus lebih baik,” katanya.

Ajang penghargaan “Anugerah BUMN 2016” merupakan apresiasi kiprah dan kinerja unggul Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bagi pengembangan perekonomian nasional, regional dan global. Tahun ini pihak penyelenggara mengambil tema “Sinergi Menuju Transformasi BUMN”.

Hal ini merujuk pada hasil pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan ratusan CEO BUMN pada pertengahan Mei 2015 lalu, di mana pada kesempatan tersebut dinyatakan perlunya percepatan dalam revitalisasi BUMN agar lebih mampu bersaing menghadapi kompetitor di ASEAN terkait diberlakukannya ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015.

Hal penting yang disampaikan adalah percepatan tranformasi BUMN baik melalui perubahan dalam struktur  organisasi, proses bisnis, maupun kerjasama strategis berbasis world class company.

Salah satu rekomendasi yang perlu segera dilakukan adalah perampingan organisasi melalui pembentukan Holding Company BUMN. Proses transformasi tersebut tentunya memerlukan perubahan radikal dalam pengelolaan BUMN, tidak saja dari kebutuhan calon pemimpin BUMN yang qualified dan model bisnis yang lebih kompetitif, namun juga pengelolaan lingkungan bisnis yang adaptif terhadap dinamika yang ada.

Berangkat dari kondisi tersebut, Anugerah BUMN 2016 dilaksanakan dengan tujuan untuk mencari, mengidentifikasi  dan menyeleksi BUMN yang telah melakukan transformasi manajemen secara signifikan. Kriteria yang dipakai adalah melihat seberapa jauh visionary business direction, strong leadership, excellent operation, change management, risk management dan sustainability perusahaan bisa terjaga .

Proses penjurian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Kajian Kuesioner dan Pendalaman Kuesioner melalui wawancara oleh Panel Ahli dan Dewan Juri. Dari sekian BUMN yang mengisi dan mengembalikan kuesioner untuk dikaji oleh Tim PPM Manajemen, terpilih sebanyak 27 BUMN yang diundang untuk presentasi pendalaman kuesioner di hadapan Dewan Juri dan Panel Ahli.  Sedangkan untuk kategori CEO, Dewan Juri mengundang 15 Direktur Utama BUMN untuk berdialog dengan fokus utama pada empat aspek korporasi yakni visioner, orientasi strategis, memberdayakan tim, memimpin perubahan, serta kolaborasi.***