Primary tabs

Pesangon Belum Dibayar, Lebih dari 100 Buruh Wooin KBN Cakung Pilih Berkemah di Depan Pabrik

LEBIH dari 100 buruh PT Wooin Indonesia di KBN Cakung masih bertahan di depan pabrik. Mereka menuntut pemilik usaha membayar pesangon sesuai ketentuan yakni 24 kali gaji.

“Perusahaan dengan berbagai dalih hanya mau membayar antara 15-20 juta. Itu tergantung masa kerja. Paling tinggi untuk karyawan yang sudah 10 tahun bekerja cuma Rp20 juta,” ujar salah satu karyawati protes.

Para buruh memilih bertahan di depan pabrik untuk mengawasi manajemen jangan sampai mengalihkan aset-aset. Para pekerja tetap Wooin yang rata-rata sudah bekerja di atas 5 tahun itu secara bergantian siang-malam menjaga pos pintu masuk.

Meski hanya berlindung di balik tenda kecil, mereka tak mau kecolongan oleh ulah manajemen Wooin bersama penasehat hukumnya dari tindakan memindahkan aset perusahaan.
Perusahaan asal Korea Selatan ini kini sudah berhenti beroperasi. Sejumlah pegawai tampak hanya berjaga di pabrik. Namun, tidak satu pun yang mau memberikan keterangan.

“Semua keterangan harus melalui pengacara,” ujar seorang karyawati.

Wooin memiliki sejumlah pabrik. Antara unit produksi Wooin satu dan lainnya menurut keterangan karyawan terkait. Lokasi usahanya juga berdekatan. Inilah yang dikhawatirkan para karyawan, ketika mereka lengah ada saja pihak yang memindahkan aset demi menghindari pembayaran pesangon buruhnya.

<>M1