• Tol Trans Sumatera. -PU.go.id-

Pemerintah Siap Bangun Tol Bengkulu - Palembang

Pemerintah Siap Bangun Tol Bengkulu - Palembang

Wed, 06/26/2019 - 04:43
Posted in:
0 comments

Rencana pembangunan jalan tol dari Provinsi Bengkulu menuju Sumatra Selatan memasuki babak baru. Frase pertama pembangunan Jalan Tol dari Kota Bengkulu menuju Kota Lubuk Linggau sepanjang 96 kilometer akan dimulai pembangunannya paling lambat awal Agustus 2019 mendatang.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, Surat Keputusan Penetapan lokasi atau SK Penlok Frase pertama pembangunan jalan tol Bengkulu menuju Sumatra Selatan ini ditandatangani Senin 17 Juni 2019. Setelah itu akan dilaksanakan pembebasan lahan oleh Badan Pertanahan Nasional atau BPN.

"Senin SK Penlok diteken, setelah itu semua persiapan langsung dikerjakan," tegas Rohidin di Bengkulu (16/6/2019).

Ada 5 kecamatan yang masuk Frase pertama pembangunan jalan tol ini yaitu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Kecamatan Semidang Lagan, Talang Empat, Karang Tinggi, dan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah. Sebanyak enam perusahaan yang mengelola lahan yang terdampak pembangunan jalan tol sudah disepakati untuk diserahkan kepada negara.

Gubernur juga meminta kepada para kepala daerah yang wilayahnya masuk dalam jalur pembangunan jalan tol yaitu Wali Kota Bengkulu, Bupati Bengkulu Tengah, Kepahiang dan Rejang Lebong untuk tidak mengeluarkan izin pembangunan apa pun di jalur yang sudah ditentukan. Supaya ketika proyek ini berjalan, tidak ada kemungkinan terjadi kekisruhan di lapangan dan menghambat proses pembangunan.

"Tolong semua pihak untuk bersama-sama bersinergi untuk pembangunan jalan tol ini, kita buka isolasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan jangka panjang," ujar Rohidin.

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu ditandatangani oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo di Balai Semarak.

Penandatanganan disaksikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan sejumlah pejabat lainnya, jalan tol tersebut akan dibangun dengan anggaran mencapai Rp33,12 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan pinjaman perbankan.

Ini akan menjadi tol pertama di Bengkulu yang akan menembus Bukit Barisan melalui terowongan dengan target penyelesaian konstruksi seluruh jalan pada Desember 2022.

Untuk proyek ini, PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN).

Hutama Karya merupakan perusahaan yang ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan jalan tol Trans Sumatra sepanjang 2.700 kilometer. Perusahaan ini akan memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 10,5 triliun untuk menyelesaikan target tol Trans Sumatra.

Tol Trans Sumatera sepanjang 2.952 Km, terdiri dari koridor utama 2.062 Km dan koridor pendukung 890 Km terus dikerjakan dan sebagian sudah rampung. Salah satu ruas tol yang mulai dibangun adalah Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu sepanjang 95,8 Km yang menjadi bagian koridor pendukung Palembang-Bengkulu sepanjang total 351,5 Km.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo mengatakan bahwa untuk pendanaan ruas tol Bengkulu-Lubuk Linggau pihaknya mendapatkan pendanaan dari PMN Rp10,5 triliun dan akan mendapatkan pendanaan juga dari sindikasi perbankan.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo mengatakan ruas tol Bengkulu-Lubuk Linggau terbagi atas 3 seksi yakni Taba Penanjung - Bengkulu sepanjang 17,6 km, Kepahiang - Taba Penanjung sepanjang 23,7 km dan Lubuk Linggau - Kepahiang sepanjang 54,5 km

Bintang menyebut total investasi yang ditanamkan oleh Hutama Karya untuk pembangunan tol Simpang Indralaya - Bengkulu yang direncanakan beroperasi 2025 ini mencapai Rp75,61 triliun.

"Jalan tol ruas Bengkulu-Lubuk Linggau kami ditargetkan selesai pada 2022 dengan asumsi pembebasan lahan dapat selesai seluruhnya paling lambat pada Juli 2019," ujarnya.

//BISNIS.com/LIPUTAN6.com/BENGKULUEKSPRES.com