• Karaoke di Mutiara Gading Timur. -BEKASIPOS-

Karaoke Bernuansa Mesum di Mutiara Gading Tetap Buka Seperti Biasa

Karaoke Bernuansa Mesum di Mutiara Gading Tetap Buka Seperti Biasa

Tue, 10/15/2019 - 03:09
Posted in:
0 comments

TAK terpengaruh ancaman warga sekitar yang menyebut ada 7 RW yang menolak kehadiran karaoke, para pengusaha karaoke di Mutiara Gading tetap buka seperti biasa. Pemantauan di lapangan sejak Sabtu malam sampai awal pekan ini keenam karaoke tersebut tetap buka dan seolah tak terpengaruh dengan ancaman penutupan.

Sebelumnya, warga 7 RW di sekitar Mutiara Gading, Kelurahan Mustikajaya itu memang memprotes kehadiran karaoke yang berada di lingkungan sekolah dan tempat-tempat kursus tersebut. Lewat spanduk yang dipajang di sejumlah tempat, mereka meminta agar pemilik segera menutup tempat hiburan yang dinilainya sudah disalahgunakan menjadi tempat minum dan menjual pemandangan tak senonoh.

Bukti pelanggaran bahwa karaoke tersebut bernuansa mesum dan peredaran minuman beralkohol mendekati pembenaran setelah aparat dari Pemkot Bekasi menemukan adanya mobil boks yang di dalamnya sedang mengantar minuman beralkohol ke salah satu karaoke.

Warga geram dengan kehadiran karaoke yang dianggap telah melanggar norma-norma kesusilaan dan dugaan pelanggaran Perda, khususnya di bidang kepariwisataan.

“Awalnya, kami mengira karaoke yang bermunculan di sini karaoke keluarga yang aman bagi anak-anak dan orang tua. Maklum, lingkungan ini kawasan perumahan dan pendidikan. Namun, ternyata dugaan itu keliru karena pengelola sudah bertindak terlalu jauh -- sampai nekad menjual minuman beralkohol dan juga menjajakan perempuan-perempuan berpakaian seksi sebagai daya tarik. Ini yang membuat warga jadi gerah dan menolaknya,” ujar salah seorang pemuka agama setempat saat pemasangan spanduk di Mutiara Gading.

Pihak kelurahan Mustikajaya maupun Kecamatan Mustijaya terus berusaha melakukan pendekatan kepada warga sekitar yang merasa keberatan dengan kehadiran tempat hiburan di pertokoan tersebut. Namun, untuk segera melakukan penutupan tentu perlu melihat perizinan dan pelanggaran yang telah dilakukan pengelola.

//M-01