Primary tabs

Ekspansi, Uber Luncurkan Layanan Ojek UberMOTOR

JAKARTA - Uber meluncurkan layanan transportasi berbasis sepeda motor di Jakarta pada Rabu (13/4) dengan sebutan UberMOTOR.

Melalui siaran pers yang diterima di Sydney, Rabu, perusahaan mengklaim layanan "ojek" tersebut memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna dengan biaya yang lebih hemat namun dengan pelayanan berkualitas tinggi.

Tarif minimum yang dikenakan adalah Rp1.000 dengan tarif dasar Rp1.000 berikut tambahan Rp1.000 per kilometer dan Rp100 per menit.

Pengemudi sepeda motor kini juga bisa mengakses teknologi untuk menutupi biaya perjalanan mereka dengan berbagi perjalanan bersama warga Jakarta lainnya.

Pihak Uber memberikan kemudahan pembayaran dengan tunai, kartu kredit atau debit, sehingga dapat dijangkau masyarakat lebih luas.

Untuk merayakan peluncuran uberMOTOR, perusahaan memberikan perjalanan gratis bagi para pengguna pertama layanan ojek online itu.

Mulai 13 April hingga 11 Juli 2016, pengguna akan mendapatkan perjalanan gratis bersama Uber senilai Rp75.000 dengan memasukkan kode promosi "uberMOTOR" pada aplikasi.

Perusahaan asal San Fransisco, Amerika Serikat itu juga mengundang semua pengguna untuk mengunggah tanggapan dan foto tentang pengalaman pertama mencoba layanan anyar tersebut di akun Twitter dan Instagram @uber_jkt dengan tagar #uberMOTOR dan tag @uber_jkt paling lambat 27 April 2016.

Sebanyak lima orang dengan postingan menarik akan memenangkan Uber Credits masing-masing senilai Rp200.000.

Ada pun cara pemesanan layanan ojek tersebut sama persis dengan aplikasi sejenis.

Pengguna cukup memilih opsi uberMOTOR di aplikasi. Lalu, memasukkan lokasi penjemputan dan metode pembayaran.

Setelah mengonfirmasikan pemesanan, aplikasi akan langsung menampilkan rincian pengemudi pengguna dan nama, foto serta keterangan tentang pengemudi dan sepeda motornya.

Fitur keselamatan standar produk Uber berjalan sebelum, selama dan setelah tiap perjalanan, termasuk pelacakan GPS, tanggapan dua arah dan fitur untuk berbagi rincian perjalanan kepada keluarga dan teman.

Di akhir perjalanan, pengguna dapat membayar dengan uang tunai atau kartu kredit, lalu menerima tanda terima pembayaran elektronik pemesanan.

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan tak mempermasalahkan ekspansi Uber, namun izinnya selama ini baru untuk mobil. Sementara untuk motor, tentu harus mendapat izin dari daerah. (Antara/Suara/Detik)