Primary tabs

Datsun Cross Hadir, Pasar Xpander dan All New Rush Bakal Terpengaruh?

PEKAN depan Datsun Cross yang batal mengaspal di Indosia tahun 2017 lalu dijadwalkan akan hadir di Indonesia. Kehadiran Cross tentu akan mempengaruhi mobil low SUV yang belakangan banyak booming. Sebut saja kehadiran Mitsubishi Xpander yang fenomenal. Atau juga penantang Xpander dari Toyota, All New Rush yang juga baru beredar di pasaran awal Januari 2018.

Kehadiran Cross tampaknya sudah dipersiapkan matang-matang untuk menjawab kebutuhkan konsumen otomotif di tanah air. Sebut saja, model terbaru Datsun untuk pasar Indonesia itu akan segera dilengkapi transmisi otomatis berteknologi Continuously Variable Transmission (CVT) yang menurut mereka akan menghadirkan pengalaman baru berkendara.

Penggunaan transmisi otomatis tersebut menjadi pertanda baik bagi bisnis Datsun di Indonesia, yang setidaknya menghindari kesalahan serupa kala masih mengandalkan Datsun GO dan Datsun GO+ yang tak kunjung disemati pilihan transmisi otomatis.

Sebelumnya, penjualan Datsun yang ditopang GO+ sebagai satu-satunya mobil berkapasitas tujuh penumpang di segmen LCGC terjun bebas seketika grup Astra hadir dengan kembar identik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra pada semester II-2016, yang langsung menawarkan pilihan transmisi otomatis.

CVT diklaim menghasilkan perpindahan gigi yang mulus dengan tingkat rasio persneling efektif. Hal itu membedakan dengan transmisi otomatis konvensional yang menggunakan rasio gigi tetap.

CVT juga memungkinkan mesin bekerja pada rentang kecepatan kendaraan yang paling efisien, sehingga menghasilkan proses berkendara yang halus, mudah dan efisien.

Akankah Cross dengan andalan baru CVT bakal menarik perhatian konsumen? Kita tunggu saja perkembangannya.

Sementara itu, pihak All New Rush mengklaim mendapatkan sambutan pasar yang cukup fantastis. Dalam dua hari pelepasannya awal Januari ini misalnya di seluruh Indonesia langsung membukukan penjualan 1.500 unit.

Konsumen banyak tertarik dengan varian TRD Sportivo putih dengan kontribusi mencapai 89 persen. Mayoritas menyukai transmisi matik dibandingkan manual. Toyota sendiri mentargetkan penjualan All New Rush 2.499-2.500 unit tiap bulan.

Untuk memberi ruang kabin yang lebih luas, panjang All New Rush bertambah 230 milimeter menjadi 4.435 milimeter. Sementara untuk menjaga kelincahan dengan DNA sebagai real Medium SUV, lebar All New Rush dipertahankan 1.685 milimeter, begitu juga tinggi 1.705 dan jarak antar roda (wheel base) 2.685. Untuk tipe G, All New Rush menggunakan velg 16 inci, sementara spek yang lebih tinggi, tipe S menggukanan velg 17 inchi.

Sementara itu memasuki 2018, di tengah kenaikan harga mencapai Rp3 jutaan, antrean calon pembeli Mitsubishi Xpander masih panjang, dan untuk mendapatkan low SUV itu harus tetap inden. Pengiriman unit dari jaringan diler ke konsumen masih fokus untuk memenuhi pesanan tahun lalu.

Menurut sejumlah penjual, inden untuk Xpander masih pada kisaran 3-4 bulan. Itu pun untuk varian tertentu yang tidak banyak peminat. Sebab, untuk unit seperti Ultimate (spek tertinggi) termasuk yang paling banyak dipesan konsumen.

<>BBS/01